Hujan Meteor Lyrid

image

TEMPO.CO, Jakarta –Musim hujan meteor kembali datang. Kali ini bintang jatuh bermunculan dari arah rasi Lyra. Hujan meteor Lyrid akan berpuncak pada Sabtu  dan Minggu dini hari, 21-22 April 2012, atau bertepatan dengan waktu libur kerja. Waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena langka ini adalah pukul 01.00-04.00 waktu setempat dan bisa disaksikan dari seluruh Indonesia.
Pertunjukan langit kali ini akan menjadi salah satu yang terbaik sepanjang tahun. Hujan meteor bertepatan dengan fase bulan mati sehingga cahaya bulan tak akan menghalangi kenampakan meteor. Jumlah meteor yang terlihat juga cukup banyak yaitu 20 meteor per jam. “Artinya, rata-rata satu meteor setiap
tiga menit,” ujar Richard Talcott, penulis dari majalah Astronomy.
Hujan meteor Lyrid mulai tampak sejak pertengahan April. Pada tahap awal, hanya terlihat satu meteor setiap jam. Jumlah ini terus meningkat setiap hari dan mencapai puncaknya pada tanggal 21 dan 22 April. Setelah mencapai puncak, jumlah meteor akan kembali menurun. Hujan meteor Lyrid akan berakhir pada
tanggal 25 April 2012. Untuk mengetahui posisi rasi Lyra, pengamat cukup melihat ke arah timur laut (pertengahan arah timur-utara). Pada daerah tersebut, sebuah bintang bersinar
terang. Bintang tersebut adalah Vega, yang paling terang di rasi Lyra.

ANTON WILLIAM

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s